Sapaan

Selamat Datang Para Pengunjung di BLOG Kita Tercinta ini Semoga Anda Merasa nyaman TERIMA KASIH... :)

Monday, 15 June 2015

Piala Dunia U-20: Dibutuhkan Tiga Adu Penalti Untuk Semifinal

Berita Bola - Perjalanan Piala Dunia U-20 Selandia Baru 2015 dipastikan semakin tegang dan seru. Untuk menuju semifinal saja, tiga pertandingan perempat final harus diselesaikan melalui adu penalti, sementara satu lainnya hanya berakhir dengan skor tipis.
  • Brasil U20 vs Portugal U20 (adu pen 3-1)
Walaupun tidak ada gol tercipta dalam waktu normal dan extra time, pertandingan di Waikato Stadium ini sangat menghibur. Banyaknya peluang yang diwarnai adu hebat kiper dan para pemain bertahan kedua tim dan bola yang kena mistar membawa laga ke adu penalti.
Dari kubu Brasil, hanya Lucao sebagai penendang kedua yang gagal. Sedangkan penendang kedua hingga keempat Portugal, Raphael Guzzo, Andre Silva dan Nuno Santos gagal melakukan tugasnya.
  • Mali U20 vs Jerman U20 (1-1, adu pen 4-3)
Drama adu penalti juga terjadi di Christchurch Stadium. Saat masih dalam waktu normal gol Julian Brandt (38') membawa Jerman unggul, tapi Souleymane Coulibaly menyamakan skor di menit 58. Tak ada gol tambahan di extra time, mau tidak mau adu penalti pun dilakukan.
Tiga penendang pertama dari kedua kubu sama-sama sukses. Perbedaan mulai terjadi ketika Adama Traore dan Julian Brandt gagal menjalankan tugasnya. Samassekou membawa Senegal unggul dan Niklas Stark tak mampu mengkonversi bola sehingga Jerman tersingkir.
  • Amerika Serikat U20 vs Serbia U20 (adu pen 5-6)
Perjuangan Serbia ke semifinal benar-benar sangat panjang. Usai menyingkirkan Hungaria lewat extra time di 16 besar, kini di perempat final pun mereka harus kembali melewati babak tambahan waktu.
Tidak adanya gol di QBE Stadium, dibayar oleh kedua tim dengan ketegangan khas adu penalti. Dibutuhkan total 18 penendang penalti sebelum akhirnya John Requejo gagal dan Nemanja Maksimovic memastikan langkah Serbia.
  • Uzbekistan U20 vs Senegal U20 (0-1)
Inilah satu-satunya laga perempat final di Selandia Baru 2015 yang selesai dalam waktu normal. Uzbekistan sebagai harapan Asia harus berkemas pulang karena gol Mamadou Thiam di menit ke-77 merobek jala Dilshod Khamraev.

No comments:

Post a Comment